Kemarau tidak lagi kurasakan seperti masa kecilku dulu,tidak ada api tidak ada asap dimana-mana. Kala itu air sungai jernih, hutan hijau, ikan dan alam sangat bersahabat tidak ada yang mengambilnya secara berlebihan tidak ada keserakahan. Sekarang manusia seperti ledakan bom jumlahnya begitu banyak, berebut mencari makan dan kekayaan. Seperti tidak ada yang peduli. sungaiku sudah tak punya bentuk, keruh dan kotor hingga ikanpun tak bisa hidup dan bernafas, monyet dan burungpun sudah tak punya pohon tuk hidup dan mungkin sebentar lagi manusia pun mungkin tak punya tempat tuk dapat hidup.
Bagaimana manusia ini dapat diatur untuk menghargai alam dan lingkungan, karena perut ini keroncongan dan godaan dunia ini begitu menggiurkan......... mungkin kiamat sudah dekat.
Oh Tuhan sadarkan penghuni planet bumi ini tuk mewariskan masa depan yang lebih baik kepada anak cucunya.....
Selasa, 18 Agustus 2009
Langganan:
Postingan (Atom)